Sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pariwisata di Indonesia Himpunan Mahasiswa Pariwisata (HIMAPA) Program Studi Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya UGM bekerja sama dengan PT. International Test Center (ITC) melaksanakan TOEIC Test di FIB UGM melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh ITC. Uji kompetensi ini memberikan akses sertifikasi internasional berupa TOEIC kepada Himpunan Mahasiswa Pariwisata FIB UGM pada Sabtu (04/04) di Gd. Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. TOEIC Test ini diikuti oleh 90 dari 100 kesempatan peserta, khusus untuk mahasiswa Prodi Pariwisata, terdiri dari HIMAPA 2025, mahasiswa Pariwisata angkatan 2023, angkatan 2022, dan angkatan 2021. Program CSR ini bertujuan untuk memetakan kemampuan Bahasa Inggris dan meningkatkan keterampilan bagi anggota organisasi yang mempromosikan Pariwisata di Indonesia.

TOEIC ini dilaksanakan dalam bentuk Paper Based Test (PBT), yang dilaksanakan dalam sehari dan terbagi menjadi tiga sesi tes, yaitu sesi pagi, siang, dan sore. Seluruh mahasiswa peserta dibagi dalam tiga sesi tersebut dan menghadiri ujian sesuai dengan jadwal yang sudah dibagikan oleh panitia. Dalam penyelenggaraannya, TOEIC dibantu oleh tiga perwakilan HIMAPA sebagai proctor pada masing-masing sesi dan tiga perwakilan ITC sebagai supervisor tes, jurnalis, dan tim dokumentasi. Ujian ini tertuju pada asesmen menyimak (listening) dan membaca (reading) yang menjadi standar global dalam mengukur kemampuan penggunaan Bahasa Inggris sehari-hari dan ketika bekerja.

Rasendriya Evan Muhammad Walia selaku PIC Utama TOEIC HIMAPA dan Ketua HIMAPA Kabinet Mupakarsa 2025 mengapresiasi program CSR ini. Rasendriya melihat bahwa mahasiswa Pariwisata sangat antusias dan memiliki keinginan tinggi untuk mengikutinya. Tes TOEIC ini juga diharapkan dapat membantu jenjang karir terutamanya bagi mahasiswa semester akhir sebagai modal awal dalam transisi menuju dunia kerja melalui adanya sertifikasi internasional Bahasa Inggris. “Kami berharap hasil TOEIC ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa Pariwisata dan digunakan dengan baik dalam mencoba berbagai peluang untuk mengetahui keterampilan Bahasa Inggris maupun meningkatkan kesempatan bersaing pada dunia profesional,” ungkap Rasen.
Bagus Adi Saputro selaku Business Communication Team Leader PT. International Test Center (ITC) mengungkapkan kesan positif bagi ITC melihat antusiasme dan semangat belajar mahasiswa dalam menunjukkan kesiapannya untuk terus berkembang. “Kami meyakini bahwa kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris merupakan pondasi penting bagi profesionalisme kerja, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam membangun kualitas hospitality serta lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan masyarakat internasional”, katanya.

Pengadaan program CSR TOEIC oleh ITC kepada HIMAPA ini menjadi bukti langkah strategis mendorong pengembangan pariwisata Indonesia melalui sertifikasi Bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas individu dan organisasi di perguruan tinggi. Disisi lain, program ini juga melalui dukungan penuh oleh Kepala Program Studi Pariwisata, Sekretaris Program Studi Pariwisata, dan Pembina HIMAPA FIB UGM sebagai kegiatan yang mendorong keterampilan mahasiswa. Dengan demikian, sertifikasi ini dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa Pariwisata untuk mendorong rasa percaya diri, mengukur kemampuan individu, dan mempersiapkan dirinya dalam bersaing global dalam industri pariwisata dan dunia profesional.
Penulis: Rasen dan Faiq
Editor: Popi
Foto: HIMAPA UGM dan International Test Center (ITC)